Sosialisasi Pemberlakuan Cek Plagiasi dan TOEFL Angkatan 2019

Jumat, 3 Desember 2021 Program Studi D3-Manajemen Transportasi melakukan sosialisasi pemberlakuan cek plagiasi dan Toefl untuk angkatan 2019 sebagai syarat sidang. Acara berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Pukul 14.00 WIB sosialisasi dimulai

 

Bersiap PKL Nataru, Angkatan 2019 Melaksanakan Pembekalan PKL

Yogyakarta – Program Studi D3 Manajamen Transportasi melaksanakan pembekalan PKL bagi taruna/i angkatan 2019 via zoom meeting dan disiarkan live di youtube STTKD Yogyakarta. Acara ini berlangsung pada hari Jumat 12 November 2021 pukul 14.00-15.30 WIB dan dilakukan secara online, mengingat masih diberlakukannya pembatasan akibat pandemi. Acara diawali oleh sambutan Bapak Sudirman Hi Umar ST,. M.T selaku WAKA III (bidang ketarunaan). Beliau berpesan agar taruna/i selalu menjaga sikap, selalu sopan, rapi dan disiplin sesuai dengan peraturan akademik maupun dengan peraturan yang ada di bandara/perusahaan penerbangan di lokasi PKL demi menjaga nama baik diri sendiri maupun lembaga.

On-the-job training atau biasa disebut dengan PKL adalah salah satu bentuk kegiatan yang bertempat di lingkungan kerja secara langsung yang dimana merupakan implementasi secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di kampus baik secara teori maupun praktik dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung di dunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu. Hal ini sesuai dengan apa yang telah diungkapkan Bapak Djoko Widagdo SE,. M.Si selaku Ketua Prodi D3 Manajemen Transportasi saat menyampaikan arahan, “kegiatan pembelajaran baik teori maupun praktik menjadi dasar/bekal untuk melaksanakan PKL, sehingga saat PKL dapat membandingkan antara teori di kampus dengan kenyataan yang ada dilapangan.” Adapun untuk mendapatkan pengalaman secara maksimal dengan menerapkan 3 (tiga) poin penting yang perlu diterapkan, yaitu: knowladge (pengetahuan), skill (kemampuan), attitude (sikap).

Sejalan dengan hal diatas, manfaat dari adanya PKL  adalah untuk mengenalkan taruna/i pada lingkungan kerja. Dengan begitu, ketika mereka terjun ke lapangan pekerjaan yang sesungguhnya, diharapkan mereka tidak canggung dan dapat beradaptasi dengan cepat. Selanjutnya dapat menambah keterampilan, pengetahuan, gagasan-gagasan tentang dunia kerja. Pengetahuan dan keterampilan ini akan menjadi modal yang bermanfaat bagi taruna/i ketika mereka terjun ke dunia kerja. Manfaat lain yaitu dapat mengasah keterampilan, membentuk pola pikir siswa agar terkonstruktif secara baik, dapat menjalin kerja sama. mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan di era saat ini.

Pembekalan secara teknis disampaikan  langsung oleh Achmad Muzakir, S.Tr.Tra, terkait syarat-syarat pelaksanaan PKL, bagian atau penempatan PKL taruna/i nantinya, dan ketentuan yang harus dilaksanakan sebelum dan sesudah pelaksanaan PKL. Penyampaian ini sekaligus menutup acara pembekalan PKL angkatan 2019 Prodi D3-Manajemen Transportasi.

 

 

 

Terkendala E-learning saat perkuliahan, Prodi DIII-Manajemen Transportasi Mengadakan Koordinasi

Yogyakarta – Program Studi D3 Manajamen Transportasi mengadakan rapat dengan pihak internal STTKD Yogyakarta terkait perbaikan penyesuaian e-learning dan KRS. Koordinasi ini berlangsung pada 22 Oktober 2021 yang dipimpin oleh Bapak Djoko Widagdo, SE, M.Si selaku Ketua Program Studi D3 Manajemen Transportasi, dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Biro Administrasi Akademik, Pengelola Bidang Pengajaran, dan Staff IT STTKD Yogyakarta.

Adanya perbaikan sinkronasi elearning dengan KRS merupakan upaya prodi supaya pada saat semester baru kesalahan taruna/i dalam pengambilan KRS dapat diminimalisir. Efek dari kesalahan pengambilan KRS mengakibatkan nilai tidak muncul pada kartu hasil studi dan transkrip nilai. Oleh karena itu, Prodi D3 Manajemen Transportasi mengupayakan dengan memberikan ide-ide dan pemikiran dengan meminta dukungan dari pihak-pihak terkait.

Sinkronasi elearning dengan KRS ini diperuntukan khususnya bagi taruna/i semester tiga yang telah mengambil mata kuliah konsentrasi. Hasil dari rapat koordinasi, Prodi D3 Manajemen Pendidikan mendapatkan dukungan baik dari BAAK, IT, dan Bidang Pengajaran terkait perbaikan penyesuaian atau sinkronasi e-learning dengan KRS supaya lebih efektif dan efisien. Alternatif pertama, pengaturan atau setting KRS akan dibuat berdasarkan plotting taruna/i yang mengambil mata kuliah konsentrasi sehingga pada saat KRS taruna/i hanya dapat memilih mata kuliah yang sesuai dengan konsentrasi yang mereka ambil, dan alternatif kedua semua mata kuliah dan kelas pada semester tersebut akan dimunculkan sehingga taruna/i perlu lebih teliti dalam mengambil mata kuliah dan kelas yang akan mereka ikuti sesuai dengan konsentrasi yang mereka ambil.

Kegiatan Pengarahan PLH dan Ketarunaan D3 MT

Para Alumni STTKD di Seluruh Penjuru Pusantara dan Dunia

Assalamualaikum Wr.Wb.
Kepada Para alumni STTKD di seluruh penjuru nusantara dan juga di seluruh dunia.

Agenda dari institusi adalah melacak keberadaan ANDA untuk bahan pelayanan kepada Alumni. Untuk itu mohon bantuan meluangkan waktu melakukan pelacakan berikut ini. Data yang masuk akan dianalisis untuk selanjutnya manfaatnya akan dikembalikan kepada alumni semuanya.

Oleh karena itu:
BANTULAH KAMI UNTUK MELAYANI ANDA LEBIH BAIK LAGI. ?

Perhatikan tahun kelulusan ANDA, lalu masuklah HANYA pada tahun kelulusan tersebut.

Pelacakan ini masih terbatas ke 10 tahun terakhir. Untuk para alumni yang di atas 10 tahun, mohon kesabarannya ya sen. ??

Salam dirgantara,
Ms. A
Andrie Pinem
Pusat Karir dan Tracer Study
Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgaantaraan

1. Lulusan tahun 2016
https://forms.gle/hMttArtmAbU1Zq3j6

2. Lulusan tahun 2015
https://forms.gle/tsC5bt2eBKcAp84u7

3. Lulusan tahun 2014
https://forms.gle/oefHQ5xNxTCeyQDr5

4. Lulusan tahun 2013
https://forms.gle/kEwtDWjus8H5MKam6

5. Lulusan tahun 2012
https://forms.gle/82PE8xrcvUEkxGRv5

6. Lulusan tahun 2011
https://forms.gle/NH5iXTvw8pa4oiYZ9

7. Lulusan tahun 2010
https://forms.gle/ZbNcbgNes1XQbva4A

8. Lulusan tahun 2009
https://forms.gle/eo49Ez4wsgvSY1eP7

Terima Kasih.

Buat Robot yang Bantu Tugas Manusia

Dikutip dari “Radar Jogja” – Aisyah Afnan mengaku baru menyukai dunia robotik sejak Desember tahun lalu. Bermula dari melihat kegiatan robotik kakaknya. Hingga akhirnya dia ikut dalam kegiatan robotik di sekolahnya.

Meski tergolong newbie, siswi SMA Negeri 5 Semarang itu rutin mengikuti lomba-lomba robotik. Termasuk mengikuti Lomba Robotic bertema Ailerone (Aviation Line Tracer Robotic Competition) 2019 tingkat Nasional, yang berlangsung di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Jogja, Minggu (28/4).

“Sudah tiga kali, tapi ini yang paling berat. Apalagi pas ada tanjakan 20 sentimeter tingginya itu kayak tinggi banget dan kesusahan, kalau sebelumnya itu cuman panggung gitu gak ada yang runcing seperti track ini,” katanya.

Selain Aisyah, lomba robotik itu diikuti sebanyak 40 Tim gabungan dari peserta siswa sisiwi SMA/SMK sederajat dari berbagai daerah. Menurut koordinator lomba, Dhiani Dyahjatmayanti, ajang ini merupakan pengembangan ide kreativitas dan mengasah kemampuan dibidang teknologi. Ajang ini pun guna mendukung implementasi revolusi industri 4.0.

Dia mengatakan sesuai dengan tema tersebut dimana menyongsong serba digitalisasi dan robotik, selain itu juga dalam rangka menciptakan SDM yang unggul dengan menciptakan robot untuk mempermudah dalam segala bentuk kegiatan manusia, “Harus siap untuk menghadapi persaingan global dan berdampingan bekerja dengan robot,” jelasnya.

Lomba robotik dengan konsep ini mengikuti satu kategori saja menggunakan robot jenis line follower yaitu robot yang mengikuti garis, “Jadi peserta harus memiliki jenis robot ini, karena robot akan mengikuti garis seusai dengan track robot line follower oleh panitia,” tambah Dhiani.

Robotnya sendiri dikatakan Dhiani dipersiapkan dari para peserta yang terdiri dari kontingen Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogja ini sebelum digunakan untuk Lomba. Dengan melalui tahap babak penyisihan dan final, akan dipilih empat pemenang. (cr15/pra/zl)

Source : RadarJogja

Penyuluhan Bidang Kedirgantaraan di Saman Bantul Oleh Dosen STTKD

Sebagai bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat untuk mewujudkan Kampung Dirgantara di Pedukuhan Saman, Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, diselenggarakan kegiatan penyuluhan bidang kedirgantaran dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat Kampung Dirgantara pada Bulan Agustus s.d September 2018. Kegiatan ini melibatkan masyarakat Pedukuhan Saman yaitu para pemuda-pemudi pelajar SMA/K dan mahasiswa di Pedukuhan Saman. Berdasarkan hasil survey sebelum pelaksanaan pengabdian, kebanyakan pelajar SMA/K dan mahasiswa di Pedukuhan Saman belum memiliki pengetahuan yang luas mengenai kedirgantaraan atau penerbangan. STTKD sebagai perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan dalam bidang penerbangan dan berlokasi di Pedukuhan Saman ingin berperan dalam meningkatkan pengetahuan para pemuda-pemudi di Pedukuhan Saman. Oleh karena itu, dosen-dosen STTKD melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan penyuluhan mengenai dunia kedirgantaraan dan penerbangan. Kegiatan ini melibatkan beberapa dosen STTKD antara lain Sri Sutarwati, S.H., M.Hum., Vidyana Mandrawaty, S.E., M.M., Indriyana Mandraeny, S.Sos., M.M., Nanik Rianandita Sari, S.S., M.A., Suprapti, S.H., M.Hum., Fauzia Fahmi Yuniarti Nasution, S.Pd., M.A., Irwina Meilani, S.Sos., M.A. dan Yune Andryani Pinem, S.S., M.A.

Selama kegiatan berlangsung terlihat antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan hasil antara lain meningkatnya pengetahuan dan pemahaman pelajar SMA/K dan mahasiswa Pedukuhan Saman mengenai kedirgantaraan atau penerbangan. Kemudian, peserta menginginkan ada kegiatan penyuluhan kembali untuk menambah pengetahuan yang lebih luas lagi kaitannya dengan dunia penerbangan atau kedirgantaraan.

Pelatihan Ketrampilan Pembuatan Souvernir Bandara NYIA Di Desa Ngentakrejo Kulon Progo

Pembangunan Bandara baru di Daerah Istimewa Yogyakarta secara tidak langung berdampak bagi masyarakat di sekitarnya, salah satunya adalah kelompok dasawisma Desa Ngentakrejo Kecamatan lendah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Masyarakat di dasawisma Desa Ngentakrejo Kecamatan Lendah pada saat ini belum siap menghadapi dampak pembangunan Bandara NYIA, terutama dalam hal ekonomi. Dengan demikian masyarakat di Desa Ngentakrejo belum menyiapkan apa-apa yang akan dilakukan untuk kemajuan daerah. Oleh karena itu Dosen STTKD mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan pembuatan souvenir berupa tas dengan tema bandara dan pesawat terbang, serta memberikan semangat dan motivasi bagi Kelompok Dasawisma Desa Ngentakrejo dalam memajukan desanya melalui pembuatan kerajinan tangan.

Kegiatan ini melibatkan dosen dan karyawan STTKD yaitu Noviana Utami C.S., S.ST., M.Eng, Yayu Sri Rahayu, S.Kom., M.Kom, Wawan Riyanta, S.Pd., M.T., dan Siti Nurnafiah, S.Tr.Ikom. Kegiatan ini berlangsung selama bulan Juli 2018. Manfaat dari pengabdian ini adalah memberikan stimulus dan motivasi bagi masyarakat kelompok dasawisma Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulonprogo untuk mampu mengembangkan potensi masyarakat secara mandiri, terutama taraf ekonomi keluarga serta membuka pola pikir kewirausahaan yang berkelanjutan bagi masyarakat Ngentakrejo.

Selama kegiatan berlangsung, peserta dari kelompok dasawisma sangat antusias dan semangat mengikuti kegiatan. Dalam kegiatan ini peserta dibekali keterampilan pembuatan tas dan peserta berhasil membuat tas secara mandiri. Diharapkan kegiatan ini akan berlanjut dengan memberikan pelatihan teknik pemasaran dan pembuatan blog untuk pemasaran produk.